Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

7 Tujuh Perkara Cara Menghadapi Orang Orang yang Benci dan Iri Terhadap Anda

Gambar
7 Tujuh Perkara Cara Menghadapi Orang Orang yang Benci dan Iri Terhadap Anda waledblangjruen    in  aceh   Di tulis oleh : waled berdasarkan ilmu sosial di padukan dengan kejadian sehari hari Cara Menghadapi Orang Orang yang Benci dan Iri Terhadap Anda 4 bagau/Bagian:Menghadapi Orang-Orang yang Benci dan Iri Terhadap Anda Membantu Orang Lain Mengatasi Rasa Iri Memahami Asal-usul Rasa Iri dan Benci Memisahkan Rasa Iri dan Kritik, Seseorang yang merasa inferior atau sedang disalahkan cenderung mengekspresikan perasaan ini dalam bentuk iri hati dan kebencian. Perasaan ini dapat menimbulkan situasi-situasi tidak mengenakkan dan membuat Anda tidak nyaman menghadapi kesuksesan Anda sendiri. Anda dapat membangun hubungan positif dengan orang lain dengan menghadapi langsung orang-orang yang benci dan iri terhadap Anda serta menggunakan berbagai strategi untuk membantu mereka melawan perasaan-perasaan tersebut. A.Soal jika kita di tanyai orang" bagaimana cara menghadapi

Hukum Main dan Nonton Bola

Gambar
tgkabdillah   (32)  in  education  •   1 minute ago Fatwa Abuya Muda Wali: Hukum Main dan Nonton Bola Lajnah Bahtsul Masail MUDI Mesjid Raya Samalanga Hukum bermain Bola Kami dan Menontonnya Soal: Bagaimanakah hukumnya main bola dan menontonnya? Jawaban: Main bola itu kalau dengan tidak meninggalkan sembahyang dan tidak terbuka aurat dan bukan untuk mencari uang dan bukan untuk bertanding yang membawa kerusakan dan tidak pula merusakkan marwah maka kalau seperti yang telah tersebut itu hukumnya adalah harus (boleh) tetapi kalau ada salah satu yang tersebut di atas itu maka hukumnya haram. Nashnya dalam kitab Syarqawi juzuk 2 nomor 424 : قوله وبندق) اى يرمى به إلى حفرة ونحوها به والمراد ما يؤكل ويلعب به فى العيد . أما بندق الرصاص والطين فتصح المسابقة عليه ولو بعوض خلافا للمصنف كما سيأتى لأن له نكاية فى الحرب أشد من السهام (قوله وعوم) اى السباحة فى الماء وهو المسمى عند العامة بالمخايطة والشطرنج بفتح وكسر أوله المعجم والمهمل والمثقلة والسيجة والخاتم والوقوف على رجل ومعرف

Yang Berhak Jadi Wali nikah

Gambar
Siapa sahaja yang berhak menjadi Perwalian Dalam Pernikahan Siapa sahaja yang berhak menjadi Perwalian Dalam Pernikahan Darul Muridin Bayu Aceh Utara Oleh;Waled Blang jruen guru rangkang Fiqh, Tentang Nikah.kamis /28/2018 PENDAHULUAN A.Latar Belakang Dalam pandangan Islam, pernikahan merupakan ikatan yang amat suci, dimana dua insan yang berlainan jenis dapat hidup bersama dengan direstui Agama, kerabat, dan masyarakat. Dengan pernikahan ini berubahlah kekotoran menjadi kesucian, maksiat menjadi ibadah, dan dosa menjadi amal sholeh. Tetapi dengan dilaksanakan pernikahan tersebut harus ada wali dari kedua belah pihak yang menikahkannya, terlebih-lebihnya wali dari pihak mempelai perempuan. Karena tidak sah pernikahan seseorang tanpa direstui/dinikahkan oleh wali, dan salah satu syarat pernikahan harus adanya wali, tanpa ada wali maka pernikahannya itu batal dan tidak diridhoi oleh Allah Subhana wata’alaa. B.Rumusan Masalah Adapun pembahasan-pembahasan yang menjadi bahasan pad

KOKOK AYAM PERTANDA

Gambar
Bila Ayam Berkokok di Tengah Malam, Maka Bangunlah, Ini Kata Rasulullah KETIKA AYAM BERKOKOK DI TENGAH MALAM Lazimnya, seekor ayam jago atau ayam jantan akan berkokok ketika pagi menjelang. Kadang kali, kita juga menemukan mereka melakukan kebiasaan ini saat bertemu dan hendak menunjukan kejantanannya pada sang betina. Namun, yang tak lazim adalah ketika kita mendengar ayam berkokok tengah malam. Fenomena ini beberapa kali terjadi dan diyakini merupakan sebuah pertanda khusus yang diberikan alam tentang suatu kejadian yang akan berlangsung di suatu kampung. Lantas, bagaimana Islam menafsirkan fenomena ini? Ternyata fenomena ini pernah disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai suatu pertanda terjadinya sesuatu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bunyi kokok ayam jantan di waktu malam, sebagai penanda kebaikan, dengan datangnya Malaikat dan kita dianjurkan berdoa. Inilah bagian dari keistimewaan ayam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi

KEUTAMAAN BULAN DZULQA’DAH

Gambar
KEUTAMAAN BULAN DZULQA’DAH Sturday, juni 8, 2018 Peristiwa Penting di bulan Dzul Qa'dah: Terjadi Perang Bani Quraizhah Terbunuhnya Sallam bin Abi al Huqaiq ( penjahat yahudi ) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menikahi Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan ketika ia berada di negeri Habasyah Ibnu Khuzaimah Wafat Ibnu Hisham Mening Ibnu Hisham, seorang ilmuwan besar Mesir, meninggal Darul Quthni Meninggal Dunia Ali bin Umar Darul Quthni, seorang penulis yang ahli hadis dan fiqih muslim, meninggal dunia. Ibnu Jauzi Lahir , Ibnu Jauzi, seorang ahli fiqih dan Al-Quran abad ke-6 Hijriah, lahir ke dunia Ibnu Sina lahir Ibnu Nafis Meninggal Perjanjian Hudaibyah Ditandatangani Rasulullah Berangkat Haji Wada’ ( Rasulullah berangkat haji terakhir sebelum wafat ) Abul Qasim Thabrani Wafat Abu Tholib wafat pada awal bulan ini Abu Musa al-Asya'ri, Muadz bin Jabal di utus ke Yaman Muawiyah bin Abi Sufyan menjadi Khalifah Terjadi al-Farad yaitu perkemahan di

Makalah, Peristiwa di Bulan Dzul Qa`idah

Gambar
Makalah, Peristiwa di Bulan Dzul Qa`idah Juni 28, 2018,oleh Tgk.Rayeuk.Abdillah.SE STIE,Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi bumi persada lhokseumawe, asal usul Penamaan Dzul Qa’dah Secara bahasa, Dzul Qa’dah terdiri dari dua kata: Dzul, yang artinya: Sesuatu yang memiliki dan Al Qa’dah, yang artinya tempat yang diduduki. Bulan ini disebut Dzul Qa’dah, karena pada bulan ini, kebiasaan masyarakat arab duduk (tidak bepergian) di daerahnya dan tidak melakukan perjalanan atau peperangan. (Al Mu’jam Al Wasith, kata: Al Qa’dah). Bulan ini memiliki nama lain. Diantaranya, orang jahiliyah menyebut bulan ini dengan waranah. Ada juga orang arab yang menyebut bulan ini dengan nama: Al Hawa’. (Al Mu’jam Al Wasith, kata: Waranah atau Al Hawa’). Masyarakat Jahiliyah dan Bulan Dzul Qo’dah Masyarakat arab sangat menghormati bulan-bulan haram, baik di masa jahiliyah maupun di masa islam, termasuk diantaranya bulan Dzul Qo’dah. Di zaman jahiliyah, bulan Dzul Qo’dah merupakan kesempatan untuk berdagang dan m

Makalah, Peristiwa di Bulan Dzul Qa`idah

Gambar
Makalah, Peristiwa di Bulan Dzul Qa`idah Juni 28, 2018,oleh Tgk.Rayeuk.Abdillah.SE STIE,Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi bumi persada lhokseumawe, asal usul Penamaan Dzul Qa’dah Secara bahasa, Dzul Qa’dah terdiri dari dua kata: Dzul, yang artinya: Sesuatu yang memiliki dan Al Qa’dah, yang artinya tempat yang diduduki. Bulan ini disebut Dzul Qa’dah, karena pada bulan ini, kebiasaan masyarakat arab duduk (tidak bepergian) di daerahnya dan tidak melakukan perjalanan atau peperangan. (Al Mu’jam Al Wasith, kata: Al Qa’dah). Bulan ini memiliki nama lain. Diantaranya, orang jahiliyah menyebut bulan ini dengan waranah. Ada juga orang arab yang menyebut bulan ini dengan nama: Al Hawa’. (Al Mu’jam Al Wasith, kata: Waranah atau Al Hawa’). Masyarakat Jahiliyah dan Bulan Dzul Qo’dah Masyarakat arab sangat menghormati bulan-bulan haram, baik di masa jahiliyah maupun di masa islam, termasuk diantaranya bulan Dzul Qo’dah. Di zaman jahiliyah, bulan Dzul Qo’dah merupakan kesempatan untuk berdagang dan m